What’s up good readers welcome back to Hananfirda’s blog. Gimana kabarnya sahabat sehat? Semoga selalu sehat ya. Oke, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang penyakit Disentri.

Disentri berasal dari bahasa Yunani, yaitu dys (=gangguan) dan enteron (=usus), yang berarti radang usus yang menimbulkan gejala meluas, tinja lendir bercampur darah. (Wikipedia)
Jenis – jenis Disentri
Disentri dibagi nenjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya
1) Disentri bakteri.
Disentri ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, antara lain Campylobacter, E-coli tipe enterohemorrhagic (EHEC), Salmonnella, atau bakteri Shigellla.
2) Disentri ameba
Jenis disentri ini disebabkan oleh ameba (parasit bersel satu) yang bernama Entamoeba histolytica.
Gejala – gejala Disentri
Gejala-gejala disentri dapat berupa:
1) Kram atau nyeri perut
2) Mual
3) Muntah
4) Demam lebih dari 38C
5) Dehidrasi
Pengobatan Disentri
Cara – cara pengobatan Disentri
1. Cairan Oralit
Cara pengobatan ini biasanya dibutuhkan pada pengidap disentri yang berusia lanjut, atau rentan mengalami dehidrasi. Cairan oralit berfungsi untuk mengganti garam, gula, dan mineral yang hilang dari tubuh akibat dehidrasi.
2. Cukup Istirahat
kondisi tubuh bisa menjadi lebih baik dengan istirahat yang cukup dan menjaga asupan cairan tubuh. Saat mengalami disentri, pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan sering minum, meski dalam jumlah sedikit.
3. Makanan Padat dan Ringan
Saat mengalami disentri juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan padat dan ringan dalam porsi kecil.
4. Obat Anti Nyeri
Obat anti-nyeri untuk mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan yang dirasakan pengidapnya.
5. Obat antibiotik sesuai petunjuk dokter
Pencegahan Disentri
1) Gunakan air panas untuk mencuci pakaian pengidap disentri
2) Hindari memakan buah-buahan yang dikupas oleh orang lain.
3) Hindari tertelan air ketika berenang di fasilitas umum.
4) Selalu mengonsumsi air yang telah dimasak hingga mendidih dan air di botol yang masih tertutup rapat
5) Hindari penggunaan handuk yang sama dengan pengidap disentri
6) Selalu bersihkan toilet dengan disinfektan setiap selesai digunakan.
Makanan yang di anjurkan untuk penderita Disentri
1) Mengonsumsi makanan berkuah
Cobalah untuk terus mengonsumsi cairan melalui makanan yang berkuah.
2) Konsumsi cairan yang tepat
Untuk menggantikan cairan dan ion tubuh yang hilang ketika disentri, Anda dapat mengatasinya dengan meminum cairan isotonik yang mengandung elektrolit.
3) Kentang rebus
4) Roti pretzel
5) Ayam panggang tanpa kulit dan lemak
6) Sereal, oatmeal dan gandum
7) Biskuit
Nah, itulah sahabat sehat sedikit ulasan tentang Disentri, semoga bermanfaat ya. Nantikan postingam selanjutnya ya, jangan lupa like komen dan share.
See u











