Usus Buntu ? Eh kok bisa buntu sih?

What’s up good readers welcome back to Hananfirda’s blog. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Usus Buntu.

Usus buntu atau sekum (Bahasa Latin: caecus, “buta”) dalam istilah anatomi adalah suatu kantung yang terhubung pada usus penyerapan serta bagian kolon menanjak dari usus besar. (Wikipedia)

Penyebab Usus buntu

1. Sering mengonsumsi makanan yang dibakar
Makanan yang dibakar mengandung zat karsinogen yang bisa memicu kanker serta gejala usus buntu. 

2. Gemar makan gorengan
Makanan yang digoreng juga mengandung karsinogen. Makanan yang lebih sehat untuk dimakan adalah makanan-makanan yang direbus.

3. Terlalu sering mengkonsumsi daging kalengan
Daging instan diduga memiliki kandungan zat karsinogen yang memicu radang usus buntu.

4. Sering menahan kentut
saat gas berada dalam saluran pencernaan akan  menjadi tertahan jika tidak dikeluarkan. Akibatnya membuat dinding usus menjadi tipis sehingga risiko peradangan usus buntu menjadi lebih tinggi.

5. Makan makanan tidak higienis
Makan sembarangan makanan bisa menyebabkan infeksi. Bakteri bakteri jenis salmonella dan E. Coli bisa hidup di makanan yang kurang higienis. Oleh sebab itu, jika kamu terbiasa jajan sembarangan, radang usus buntu jadi lebih mudah menyerang.

6. Faktor keturunan
Resiko bagi seseorang yang mempunyai keturunan usus buntu adalah 10 kali lipat dari mereka yang tidak ada riwayat usus buntu dalam keluarganya.

7. Penyumbatan
Adanya penumpukan sisa makanan atau tinja yang mengeras dan tidak dapat keluar menyebabkan penyumbatan. sisa makanan yang sulit dicerna dan susah keluar akan menyumbat saluran usus buntu.

Gejala dan Ciri Usus Buntu.

1. Mual, Muntah dan Hilang Nafsu Makan
Hal ini bisa terjadi karena radang usus buntu terkadang memberikan dampak terhadap saluran pencernaan dan sistem saraf, sehingga memungkinkan setiap penderitanya untuk mengalami mual dan muntah.

2. Demam Ringan
Demam bisa terjadi akibat reaksi alami sistem kekebalan tubuh ketika melawan infeksi guna mengurangi jumlah bakteri jahat yang akan menyerang tubuh.

3. Sakit Perut Bagian Kanan Bawah
Letak nyeri yang dialami oleh penderita mungkin bisa akan berbeda-berda, tergantung dengan usia dan posisi usus buntunya itu sendiri. Namun dalam banyak kasus, gejala usus buntu satu ini dimulai pada perut bagian tengah atas dekat pusar yang kemudian berpindah ke bagian perut kanan bawah.

4. Gangguan Pencernaan
Kebanyakan orang akan mengalami diare dan konstipasi. Beberapa juga akan kesulitan buang angin.

5. Sering Buang Air Kecil
Peradangan yang terjadi di kandung kemih akan membuatmu menjadi lebih sering buang air kecil. Bahkan di beberapa kasus, ada pula orang yang merasakan sakit ketika buang air kecil.

Obat Alami Usus Buntu

1. Minyak Jarak
Minyak jarak dapat membantu mencegah usus buntu, terutama pada gejalanya. Ini dapat membantu penyumbatan usus buntu yang mengarah ke mengurangi masalah peradangan. 

2. Sari Lemon
Sari lemon dapat membantu meringankan rasa sakit dan radang berkat sifat dari sitrusnya yang dapat membantu pada gangguan pencernaan dan sembelit.

3. Makanan Tinggi Serat
Makanan yang tinggi serat sangat di anjurkan, contoh makanan tinggi serat adalah kacang, mentimun, tomat, bit, wortel, brokoli, kacang polong, beras merah, gandum, biji labu, biji bunga matahari, dan buah, serta sayuran hijau lainnya sangat baik untuk obat usus buntu.

4. Teh Mint
Teh mint mampu mengatasi gejala usus buntu. Mampu membantu meredakan mual dan muntah.

5. Jahe
Jahe kaya akan antiradang alami yang membantu dalam mengurangi peradangan dan nyeri perut. Jahe juga efektif dalam memberikan bantuan pada gejala lain seperti mual dan muntah. 

Nah sekian good readers sedikit ulasan tentang Usus buntu, semoga bermanfaat ya. Jangan lupa like, komen, dan share ya. Nantikan postingan selanjutnya.

See u