What’s up good readers welcome back to Hananfirda’s blog. Gimana kabarnya sahabat sehat? Semoga selalu sehat ya. Oke, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kutu air.

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air merupakan bagian dari zooplankton. (Wikipedia)
Penyebab Kutu Air
Penyebab penyakit kutu air adalah infeksi jamur yang mudah menular, seperti Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Selain di tangan, infeksi jamur ini juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti kaki, kulit kepala, paha, dan kuku kaki.
Berikut adalah beragam faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena kutu air
1. Orang yang setiap hari beraktivitas tanpa alas kaki, misalnya di sawah, ladang, laut, atau pasar atau di tempat yang rawan terserang Kutu Air, bila tidak rajin mencuci tangan dan kaki segera setelah beraktivitas.
2. Kutu Air juga dapat orang yang aktif di luar ruangan serta sering berkeringat, misalnya yang hobi berolahraga yang menggunakan kaus kaki tebal dan sepatu ketat, seperti sepak bola, basket dan bulu tangkis.
3. Berbagi penggunaan pakaian, sarung tangan, atau handuk dengan orang lain, terutama saat sedang berkeringat.
4. Sering bersentuhan dengan hewan peliharaan atau hewan ternak.
5. Berbagi benda pribadi, seperti handuk, kaus kaki, atau sepatu.
Gejala terkena Kutu Air
1. Kulit kering, menebal, mengeras, dan kasar di telapak atau sisi kaki.
2. Kulit retak – retak dan mengelupas.
3. Muncul Lepuhan yang sangat gatal.
Cara mencegah kutu air
1. Bersihkan kaki secara rutin. Gunakan salep pencegah infeksi jamur.
2. Gunakan sepatu yang ringan, bersih dan tidak sempit.
3. Gunakan alas kaki jika hendak ke sarana publik seperti pasar, pemandian umum. Gunakan juga saat pergi ke sawah.
4. Pakailah kaos kaki yang bersih, dan jangan lupa dicuci jika ingin di pakai lagi.
5. Jangan berbagi dengan orang lain peralatan pribadi seperti handuk dll.
Cara mengobati kutu air
1. Sari Cuka Apel
Cobalah untuk merendam kaki dalam cairan sari cuka apel beberapa menit, kemudian keringkan kaki seperti biasa.
2. Baking Soda
Pengobatan rumahan ini tidak menghilangkan rasa gatal di kaki, namun akan menyerap kelembaban di bagian dalam sepatu, sehingga jamur kutu air ini tidak menyebar.
3. Bawang Putih
Untuk mengusir kutu air yang membandel, cukup cincang halus beberapa siung bawang putih dan tambahkan dalam air. Gunakan campuran tersebut untuk merendam kaki selama 30 menit.
4. Garam
Garam juga memiliki kandungan anti bakteri dan anti jamur yang cukup tinggi. Caranya, cukup campurkan dua sendok makan garam ke dalam air hangat. Lalu, rendam kaki selama 5 sampai 10 menit. Ulangi kegiatan ini beberapa kali sampai kaki yang terkena kutu air benar-benar sembuh.
Nah good people, inilah sekilas tentang kutu air. Semoga bermanfaat ya…. nantikan postingan selanjutnya. Jangan lupa like dan komen, jangan lupa juga di share ya.
See u