Vitamin E, sumber, manfaat, Bahaya kekurangan


What’s up good readers welcome back to Hananfirda’s blog. Gimana kabarnya sahabat sehat? Semoga selalu sehat ya. Oke, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Vitamin E.

Vitamin E adalah nama umum untuk dua kelas molekul (tocopherol dan tocotrienol) yang memiliki aktivitas vitamin E dalam nutrisi. Vitamin E bukan nama untuk setiap satuan bahan kimia spesifik namun, untuk setiap campuran yang terjadi di alam yang menyediakan fungsi vitamin E dalam nutrisi. (Wikipedia)

Manfaat vitamin E

1. Menunjang Kesehatan Mata
Asupan vitamin E dan tingkat serum tokoferol yang tinggi mampu menurunkan risiko penyakit katarak pada mata orang berusia lanjut.

2. Mampu Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer
Vitamin E juga berperan dalam memperlambat kehilangan memori dan penurunan fungsi otak. Konsumsi vitamin E yang dibarengi dengan vitamin C juga dapat mengurangi risiko demensia.

3. Fungsi Saraf
Fungsi vitamin E juga untuk membantu menghambat agregasi trombosit pada darah. Hal ini berkaitan dengan aktivitas saraf dan fungsi saraf dalam tubuh. 

4. Mengatur Aktivitas Enzim
Beberapa gejala hormon yang tidak seimbang antara lain kenaikan berat badan, sakit perut akibat menstruasi, infeksi saluran kemih, hingga alergi dan kecemasan berlebih. Konsumsi buah-buahan dan sayuran kaya vitamin E bisa mencegah munculnya keluhan-keluhan di atas.

5. Mempercepat Sembuhnya Luka
Vitamin E berfungsi untuk menyembuhkan luka dengan cepat dan meregenerasi jaringan ekstra sel yang rusak atau hilang.

sumber Vitamin E

1. Alpukat
Selain banyak mengandung vitamin E, Alpukat juga diperkaya oleh zat antiinflamasi pitosterol (beta sitosterol, stigmasterol), dan zat antioksidan karotenoid. Kandungan asam lemak omega-3 pada alpukat juga menjadikan buah ini baik untuk jantung.

2. Biji Bunga Matahari
Kuaci juga merupakan sumber vitamin E yang baik bagi tubuh. Bahkan, setengah gelas biji bunga matahari sanggup menyumbang 82 persen dari angka total kebutuhan vitamin E harian.

3. Kacang Almond
Satu gelas kacang almond mengandung sekitar 26,2 mg vitamin E. 

4. Kiwi
Sebuah kiwi menyimpan sekitar 1 mg vitamin E yang bermanfat untuk kulit agar awet muda, juga meningkatkan sistem imun tubuh.

5. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung sejumlah vitamin, salah satunya vitamin E. Kandungan vitamin E pada minyak zaitun mencapai 18 persen dari total kandungan nutrisi yang ada di dalam minyak yang berasal dari buah zaitun ini. 

6. Wortel
Satu buah wortel mengandung 5,6 persen vitamin E di dalamnya. Wortel juga diperkaya dengan serat alami sehingga baik untuk pencernaan. 

7. Labu
Mengonsumsi labu mampu memenuhi 6 persen asupan vitamin E harian Anda.

8. Telur Ayam
Mengonsumsi telur ayam secara rutin dalam jumlah yang ideal tentu akan membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh, termasuk melindungi tubuh dari risiko penyakit-penyakit kronik.

Akibat kekurangan Vitamin E

1. Gangguan Kesuburan
Vitamin E berperan penting bagi kesehatan reproduksi Anda, karena itulah kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kesuburan menjadi terganggu.

2. Kanker
tubuh mengalami defisiensi vitamin E maka resiko terjadinya penyakit kanker pun menjadi meningkat.

3. Kulit Kering
Jika tubuh Anda tidak mendapatkan jumlah vitamin E yang cukup maka akan menyebabkan kulit menjadi kering sehingga terlihat pecah-pecah.

4. Antibody Melemah
Ternyata selenium yang ada di dalam vitamin E juga digunakan dalam membentuk antibodi bagi tubuh yang berperan untuk melawan kuman, virus maupun bakteri yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit.

5. Anemia dan Kerusakan Darah Merah
defisit vitamin ini dapat menyebabkan kerusakan pada darah merah yang menjadi terbelah. Bahkan karena pembangunannya terganggu, maka jumlah sel darah tersebut menjadi berkurang sehingga dapat menyebabkan terjadinya anemia serta penyakit lain yang lebih serius.

Nah, itulah sahabat sehat sedikit ulasan tentang Vitamin E, semoga bermanfaat ya. Nantikan postingan selanjutnya ya, jangan lupa like komen dan share.

See u