Hello good readers welcome back to Hananfirda’s blog, apa kabar good readers? Semoga selalu baik ya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Tifus. Nah, good readers pasti sudah tidak asing lagi kan dengan tifus ini ?
Tifus , juga dikenal sebagai demam tifus , adalah sekelompok penyakit menular yang meliputi tifus epidemi , tifus scrub , dan tifus murine. Gejala umum termasuk demam, sakit kepala, dan ruam. Biasanya ini dimulai satu hingga dua minggu setelah paparan. (Wikipedia)

Sebab-sebab tifus
Penyebab dari tifus (tipes) adalah bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini mudah sekali menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri.
Bakteri Salmonella dapat hidup pada suhu ruangan dan suhu yang rendah selama beberapa hari dan dapat bertahan hidup pada bahan makanan kering, sampah dan tinja selama beberapa minggu.
Gejala-gejala tifus
1. Demam
Demam ini biasanya muncul pada malam hari.
2. Kepala terasa pusing
Sakit kepala pada gejala tifus biasanya akan menyerang terus-menerus hingga tubuh menjadi lemah dan demam.
3. Batuk
Bagi beberapa orang akan mengalami batuk disertai pilek, biasanya tubuh dua kali terasa lebih lemas dan tak berdaya. Beberapa orang juga tidak mengalami gejala ini.
4. Badan menjadi pegal
ciri gejala tipus biasanya membuat beberapa area tubuh terasa sangat pegal dan nyeri, namun setelah minum obat dari dokter gejala tersebut akan hilang.
5. Nafsu makan berkurang
Hal tersebut dikarenakan perut yang mengalami kram dan mulut yang terasa pahit.
6. Keringat berlebihan
Walaupun tidak melakukan banyak hal atau kegiatan namun tetap berkeringat. Keringat yang keluar pun merupakan keringat dingin sebagai tanda tubuh sedang tidak sehat.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengobati tifus.

1. Cukupi kebutuhan mineral
Mencukupi asupan cairan membantu mencegah dehidrasi akibat demam, diare, atau muntah saat tipes menyerang. Selain air mineral, penderita dapat juga minum jus buah yang dicuci dan dikupas kulitnya, atau kuah sup hangat. Cairan tersebut dapat membantu menggantikan air dan kandungan elektrolit yang hilang saat terkena tifus/tipes.
2. Istirahat total
Tidur adalah cara mengobati tifus yang paling ampuh. Tidur dapat membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak karena infeksi bakteri Salmonella typhi.
3. Makan dengan porsi kecil tapi sering
Makan dengan porsi yang lebih kecil dari biasanya, tapi lebih sering, bisa mencegah merasa mual karena makan terlalu banyak. Selain itu juga mencukupi kebutuhan kalori.
4. Makan makanan rendah serat
Serat adalah nutrisi yang sulit dicerna oleh perut sehingga butuh waktu lama untuk memprosesnya. penyakit tipes dapat menyebabkan gejala diare yang dapat memperberat kerja usus mengolah makanan. Artinya, itu dapat memaksa usus bekerja lebih keras. Mengurangi mengonsumsi serat itu dapat membatasi aktivitas usus yang berlebihan, sehingga gejala diare akan mereda.
5. Makan makanan tinggi protein
Protein dapat menghasilkan sel-sel yang baru dan sehat, serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat peradangan infeksi. protein menghasilkan enzim, hormon, dan senyawa kimia untuk menjaga sistem imun serta metabolisme tubuh tetap berjalan baik.
6. Makan makanan tinggi kalori
Makanan berkalori tinggi meningkatkan imun melawan infeksi agar bisa pulih lebih cepat. Selain itu makan makanan berkalori tinggi juga dapat mencegah penurunan berat badan akibat sakit tifus.
7. Jaga kebersihan diri
Penderita wajib sekali untuk mencuci tangan setelah BAK/BAB atau saat hendak makan. Mencuci tangan adalah cara ampuh untuk mengobati dan memutuskan rantai penyebaran bakteri penyebab tifus dari orang sakit ke orang sehat lainnya.
Obat alami untuk tifus
1. Bawang putih
Antibakteri dalam bawang putih dipercaya dapat membantu penyembuhan tipes. Selain itu, bawang putih juga mengandung antioksidan tinggi yang dapat mempercepat proses pemulihan.
2. Jeruk
Jeruk baik dikonsumsi oleh penderita tipes karena kandungan vitamin C jeruk yang tinggi sehingga dapat meningkatkan sistem imun. Jeruk juga mengandung banyak air sehingga dapat membantu mencegah dehidrasi.
3. Pisang
Pisang banyak mengandung pektin yang dapat menjadi zat pengental dalam usus yang m dipercaya dapat mengatasi gejala tipes seperti diare. Pisang juga mengandung kalium yang dapat menggantikan elektrolit yang banyak hilang ketika demam dan diare.
4. Madu
Antibakteri dalam madu dapat membantu melawan bakteri Salmonella typhi yang merupakan penyebab tifus.
5. Cengkeh
Cengkeh dipercaya dapat menjadi obat tipes alami karena memiliki sifat antibakteri.
Nah, itulah good readers pengetahuan seputar tifus. Semoga bermanfaat ya, nantikan postingan selanjutnya ya, semoga bermanfaat, jangan lupa like, komen dan juga share.
See u